Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Ri Harap Membangun Kereta Api Wilayah Bogor Puncak Cianjur Akan Mengurangi Kemacetan Dan Meningkatkan Ekonomi

SUARA PAJAJARAN

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:14 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto di harapkan masyarakat dapat membuat jalur kereta api Bogor ke puncak Cisarua Cipanas sampai Cianjur Selatan guna membantu mengurangi kemacetan di puncak.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sebagai pemerhati masyarakat Indonesia menyampaikan kepada media bahwa sangat penting keberadaan jalur kereta api untuk meningkatkan ekonomi dan pariwisata, juga akan mengurangi kemacetan lalulintas yang selama 30 tahun ini terjadi di puncak.

Jakarta, Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Jenderal Haji Prabowo Subianto demi kepentingan ekonomi kerakyatan kedamaian kenyamanan dan membantu bisnis pariwisata didaerah Bogor Puncak Cianjur jalur Ke Ibukota Provinsi Jawa Barat yaitu Kota Bandung keinginan pembangunan Jalur Kereta Api Bopunjur pasti diwujudkan beliau yth pak Haji Prabowo Subianto presidenku presidenmu presiden kita semua “, ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Tokoh pemerhati kemasyarakatan dan negara menjawab materi pertanyaan para pemimpin Redaksi media cetak Onlen dalam luar negeri dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Komplek Asrama Koppasus Cijantung Jakarta Timur 30/6/2026 via telpon selulernya

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta kepada pemerintah pusat RI untuk mewujudkan keberadaan kereta api di banyak wilayah Jawa Barat terutama Bogor puncak Cisarua Cipanas sampai Cianjur Selatan. Maka secara otomatis semua saling tersambung dari jakarta dan wilayah kota kota lainnya.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sangat yakin bahwa Eropa seperti Jerman atau Jepang mau berinvestasi dalam pembangun kereta api Bogor puncak Cisarua Cipanas Cianjur Selatan. Kondisi perjalanan dari Bogor menuju Cipanas Cianjur sangat lama akibat kemacetan yang panjang. Bisa 7 jam perjalanan akibat kemacetan. Ini sangat tidak ekonomis dan memberatkan masyarakat untuk berwisata. Akibat dampak macet di musim liburan maka masyarakat perkotaan akan pergi ke LN seperti Singapura Malaysia atau Jepang. Padahal Jawa barat memiliki tempat wisata yang lebih bagus tetapi kekurangan penunjang transportasi.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH yakin bila ini terwujudkan maka Negara Indonesia akan menjadi Idola tempat berkunjung serta berwisata baik domistik atau dari Manca Negara.

Eropa memanfaatkan jalur kereta api untuk meningkatkan keuntungan bukan hisapan jempol belaka. Sudah terbukti 65 tahun sangat menguntungkan.
Maka hal ini sangat penting untuk Indonesia.

Semua jalur menuju kelaut yang sangat indah melintasi pegunungan harus disiapkan Presiden RI agar pembangunan bisa merata dan investor asing semakin banyak berminat mengembangkan jalur kereta api.

Indonesia yang sangat indah sudah dikenal dunia tetapi kekurangan jalur kereta api untuk mengurangi kemacetan dan mencegah kejahatan kriminal. Semakin banyak jalur kereta api di bangun akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan menumbuhkan kekuatan ekonomi. Pemerintah Indonesia juga membutuhkan kereta api agar ada penunjang baru untuk masyarakat melaksanakan kegiatan menumbuhkan kekuatan ekonomi hebat.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH
Editor : Nofis

Berita Terkait

DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat
Ismawanto Somantri: “Saya Burung Pipit yang Hadir Selamatkan Demokrasi APDESI” ‎ 
UKW SWI Kalsel Resmi Dibuka, Puluhan Wartawan Didorong Tingkatkan Profesionalisme
HIPKA Jawa Barat Lantik 17 BPD Kabupaten/Kota, Perkuat Jaringan Pengusaha dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
XTC 04 SOEMBER Ajak Anggota Tebar Kepedulian Sosial, Bangun Kedekatan dengan Masyarakat
FWMO Resmi Dideklarasikan di KBB, Anne Nurgusari Nahkodai Kepengurusan Periode 2026
APBD Perubahan KBB 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp3,3 Triliun
Edwin Senjaya Buka Alarm Sosial Buahbatu: Perda Baru Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 00:16 WIB

Publik Desak Dinas Pendidikan Periksa Pengelolaan Dana BOS dan PIP di SDN 2 Biak Muli Secara Menyeluruh

Senin, 6 Juli 2026 - 13:50 WIB

Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:05 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:15 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:18 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:07 WIB

Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:40 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:29 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Menembak di Aceh Tenggara Pererat Sinergi TNI-Polri, Forkopimda, dan Masyarakat

Berita Terbaru

Bandung

DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:25 WIB