Jalur Afirmasi MBK Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Keputusan SMAN 2 Padalarang

Redaksi Jabar

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:14 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA PAJAJARAN .ONLINE //. Bandung Barat – Sejumlah wali murid mempertanyakan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap II melalui jalur afirmasi Murid Berkebutuhan Khusus (MBK) di SMAN 2 Padalarang. Mereka menilai terdapat ketidaksesuaian dalam proses verifikasi yang berujung pada tidak diterimanya tiga calon peserta didik, meskipun sebelumnya telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan masuk dalam daftar peringkat (ranking).

Menurut keterangan para wali murid, ketiga calon siswa telah mengikuti seluruh tahapan pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka juga telah melampirkan surat keterangan dari dokter psikolog rumah sakit yang memiliki kompetensi dan perizinan sebagaimana dipersyaratkan dalam mekanisme pendaftaran jalur afirmasi MBK.

Namun, dalam rapat dewan guru, ketiga calon siswa tersebut dinyatakan tidak lolos seleksi. Para wali murid mengaku memperoleh penjelasan dari panitia SPMB bahwa terdapat ketidaksesuaian antara hasil pemeriksaan psikolog dengan nilai rapor calon peserta didik.

Penjelasan tersebut dipersoalkan oleh para orang tua. Mereka berpendapat bahwa dalam jalur afirmasi MBK, surat keterangan dokter atau psikolog merupakan dokumen untuk membuktikan kondisi peserta didik, sedangkan nilai rapor memiliki fungsi tersendiri sesuai ketentuan seleksi. Menurut mereka, kedua dokumen tersebut tidak semestinya dipertentangkan sebagai dasar untuk menggugurkan kelulusan tanpa penjelasan yang rinci dan transparan.

“Kami merasa keputusan itu diambil secara sepihak. Seluruh persyaratan sudah kami lengkapi sesuai prosedur jalur MBK, tetapi pada akhirnya anak kami dinyatakan tidak lolos,” ujar salah seorang wali murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Ia juga mengaku prihatin terhadap kondisi psikologis anak-anak yang sebelumnya telah melihat namanya berada dalam daftar peringkat, namun akhirnya dinyatakan tidak diterima. Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan tekanan mental bagi para calon peserta didik.

Para wali murid berharap Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat maupun pihak terkait dapat melakukan peninjauan terhadap proses verifikasi dan pengambilan keputusan dalam seleksi jalur afirmasi MBK di SMAN 2 Padalarang. Mereka meminta adanya penjelasan yang terbuka agar tidak menimbulkan persepsi ketidakadilan dalam pelaksanaan SPMB.

Hingga berita ini disusun, pihak SMAN 2 Padalarang belum memberikan keterangan resmi terkait alasan dan dasar pertimbangan keputusan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak sekolah, panitia SPMB, maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Mm

Berita Terkait

DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat
Ismawanto Somantri: “Saya Burung Pipit yang Hadir Selamatkan Demokrasi APDESI” ‎ 
UKW SWI Kalsel Resmi Dibuka, Puluhan Wartawan Didorong Tingkatkan Profesionalisme
HIPKA Jawa Barat Lantik 17 BPD Kabupaten/Kota, Perkuat Jaringan Pengusaha dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
XTC 04 SOEMBER Ajak Anggota Tebar Kepedulian Sosial, Bangun Kedekatan dengan Masyarakat
FWMO Resmi Dideklarasikan di KBB, Anne Nurgusari Nahkodai Kepengurusan Periode 2026
APBD Perubahan KBB 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp3,3 Triliun

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 00:16 WIB

Publik Desak Dinas Pendidikan Periksa Pengelolaan Dana BOS dan PIP di SDN 2 Biak Muli Secara Menyeluruh

Senin, 6 Juli 2026 - 13:50 WIB

Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:05 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:15 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:18 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:07 WIB

Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:40 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:29 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Menembak di Aceh Tenggara Pererat Sinergi TNI-Polri, Forkopimda, dan Masyarakat

Berita Terbaru

Bandung

DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:25 WIB