Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia

SUARA PAJAJARAN

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:09 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG,  (11 Juli 2026)  Festival Asia Afrika 2026 berhasil menyedot perhatian ribuan masyarakat. Warga dari berbagai daerah, termasuk Kota Cimahi, rela datang sejak pagi untuk menyaksikan kemeriahan karnaval, mengunjungi bazar UMKM hingga menikmati berbagai pertunjukan yang digelar di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Isrowiah, warga Cimahi Selatan mengaku sengaja datang bersama keluarga setelah mengetahui informasi acara dari media sosial. Ia bahkan berangkat sejak pukul 08.30 WIB agar tidak melewatkan rangkaian kegiatan.

Menurutnya, Festival Asia Afrika menjadi hiburan yang menarik bagi masyarakat tanpa harus bepergian ke luar kota.

“Alhamdulillah jadi ada hiburan di dalam kota. Nggak harus keluar kota, macet-macetan. Semoga acara seperti ini sering diselenggarakan,” kata Isrowiah di Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu 11 Juli 2026.

Ia juga mengapresiasi kemeriahan karnaval yang dinilainya mampu menghadirkan suasana meriah layaknya festival berskala nasional. Kehadiran delegasi dari berbagai negara pun dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Bandung.

“Alhamdulillah, jadi Indonesia khususnya Kota Bandung semakin mendunia,” ujarnya.

Antusiasme serupa disampaikan Dea, warga lainnya, yang datang bersama keluarganya untuk menghabiskan akhir pekan di Festival Asia Afrika.

Meski cuaca cukup terik, ia menilai seluruh rangkaian acara berlangsung meriah dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjung.

“Seru sih, rame. Kayaknya kalau sore lebih ramai lagi,” ujar Dea.

Selain menikmati festival, Dea juga menyempatkan diri mengunjungi bazar yang diisi pelaku UMKM. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan baik untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan penjualan produk lokal.

Ia berharap penyelenggaraan Festival Asia Afrika pada tahun mendatang dapat dibuat lebih besar, semakin meriah bahkan digelar lebih dari sekali dalam setahun.

“Semoga tahun depan lebih ramai lagi. Kalau bisa setahun dua kali pasti lebih seru,” katanya.

Dampak positif festival juga dirasakan para pelaku usaha yang membuka stan di lokasi kegiatan. Rahil, penjaga booth produk kosmetik OMG mengungkapkan, sejak pagi pengunjung terus berdatangan untuk mencoba berbagai produk yang dipamerkan.

“Alhamdulillah dari pagi ramai banget. Banyak pengunjung penasaran dan mencoba tester produk OMG,” ujarnya.

Ia berharap tingginya jumlah pengunjung selama festival dapat berdampak pada peningkatan penjualan.

“Harapannya tentu omzet bisa meledak,” katanya.

Meski tidak sempat menyaksikan langsung karnaval karena menjaga stan, Rahil mengikuti jalannya festival melalui siaran langsung di smartphone. Ia mengapresiasi penampilan para peserta yang dinilainya sangat menarik.

“Menurut aku sudah bagus banget. Makeup dan kostumnya benar-benar proper. Semoga ke depan acaranya lebih besar, lebih ramai dan penampilannya semakin menarik,” tuturnya.

Festival Asia Afrika tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang promosi budaya, penguatan sektor pariwisata serta mendorong perputaran ekonomi melalui keterlibatan pelaku UMKM.

Antusiasme masyarakat dan peserta menjadi gambaran bahwa festival ini telah menjadi salah satu agenda yang dinantikan dan memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif yang semakin dikenal di tingkat internasional. (kyy)**

Kepala Diskominfo Kota Bandung

 

Henryco Arie Sapiie

Berita Terkait

DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat
Ismawanto Somantri: “Saya Burung Pipit yang Hadir Selamatkan Demokrasi APDESI” ‎ 
Edwin Senjaya Buka Alarm Sosial Buahbatu: Perda Baru Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas
Semarak HJKB ke 216 Rapat Paripurna DPRD Bandung Jadi Momentum Evaluasi dan Refleksi Pembangunan dan Kesejahteraan
Semarak HJKB ke 216 Rapat Paripurna DPRD Bandung Jadi Momentum Evaluasi dan Refleksi Pembangunan dan Kesejahteraan
SWI Jabar dan Diskominfo Jabar Perkuat Komunikasi, Bahas Masa Depan Ekosistem Informasi yang Lebih Terbuka
BULOG Kawal Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Bandung, Pastikan Pelaksanaan Sesuai Ketentuan
Diduga Didorong dan Ditarik Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:25 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 18:49 WIB

Sebelum Melantai di Bursa, Catatan Audit BPK Ungkap Dua Masalah Besar Keuangan PAM Jaya: Selisih Rp16 Miliar dan Dugaan Manipulasi Rp44 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:25 WIB

DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Ismawanto Somantri: “Saya Burung Pipit yang Hadir Selamatkan Demokrasi APDESI” ‎ 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:03 WIB

HIPKA Jawa Barat Lantik 17 BPD Kabupaten/Kota, Perkuat Jaringan Pengusaha dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:16 WIB

BPKS dan ASPRINDO Sepakat Kembangkan Pelabuhan Sabang Menuju Green Port

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

XTC 04 SOEMBER Ajak Anggota Tebar Kepedulian Sosial, Bangun Kedekatan dengan Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Humas PMJ Diduga Minta Berita Dugaan Perampasan HP Wartawan Dihapus, Publik Tanya Komitmen Transparansi Polri

Berita Terbaru

Bandung

DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:25 WIB