Petugas Tidak Tegas Tegakkan Perda, PKL Jualan di Bahu Jalan Rawajati Samping Kalibata City Menjamur

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:19 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : PKL Menjamur Berjualan Dibahu Jalan Raya Kalibata City Jakarta Selatan

Foto : PKL Menjamur Berjualan Dibahu Jalan Raya Kalibata City Jakarta Selatan


JAKARTA || Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di tepi jalan Kelurahan Rawajati Kecamatan Pancoran mengundang pro dan kontra. Sebab, meski sebagian orang merasa dirugikan dan terganggu, nyatanya tidak sedikit pula yang merasa terbantu.

Salah satu lokasi yang banyak dipilih PKL untuk berjualan adalah di sepanjang jalan Rawajati Barat Kelurahan Rawajati Kecamatan Pancoran Jaksel ini menjadi sentra PKL ‘tak resmi’ beberapa tahun belakangan.

Disebut tidak resmi, karena para pedagang memang belum mengantongi izin dari Pemerintah setempat. Beberapa hanya meminta izin kepada pengurus RT dan RW setempat untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat berjualan.

Meskipun pemasangan separator pembatas jalan hanya sebagian di jalan Rawajati Barat samping Apartemen Kalibata City.
Disaat ada dua kendaraan roda empat melintas dari arah berlawanan, salah satu kendaraan terpaksa berhenti untuk menepi, untuk memudahkan kendaraan dari arah lain melaju.

Menanggapi hal tersebut Pengamat Kebijakan Publik dan Sosial Politik mengatakan, kalau pemerintah berniat melakukan penataan wilayah lebih baik, seharusnya keberadaan PKL yang menganggu kenyamanan seharusnya ditertibkan.

“Jalan kan untuk pejalan kaki sama pengendara, bukan PKL. Kalau seperti ini, serasa pengendara sama pejalan kaki yang harus mengalah,” kata Ley Bolon.

Ley Bolon pun mengatakan, keberadaan PKL di lokasi tersebut sudah ada sejak lama dan dianggap menjadi penghambat, terutama oleh yang berkendara menggunakan kendaraan roda empat.

Tak hanya itu, Ley Bolon juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang membekingi aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL). Kondisi ini dinilai turut memicu maraknya pedagang tak hanya di wilayah Rawajati Barat Pancoran Jaksel, dan di beberapa sejumlah titik sekitar DKI Jakarta yang mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Satpol PP janganlah sampai menjadi bagian dari oknum yang mau membackup hal-hal yang merusak tatanan kelancaran,” tegasnya.

Menurutnya, Satpol PP seharusnya menjalankan fungsi penegakan aturan, termasuk menertibkan PKL yang melanggar ketentuan Perda Pemrov DKI Jakarta. Ia juga meminta adanya konsistensi dari instansi terkait dalam penanganan persoalan tersebut.

Ia pun berharap, pemerintah Pemrov DKI Jakarta dapat segera menertibkan para PKL tersebut dan memindahkan ke tempat seharusnya, sehingga tidak ada lagi kesemrawutan.

Berita Terkait

Pemuda Rawajati Barat Merasa Tak Pernah Dilibatkan, Karang Taruna Rawajati Diminta Transparan Soal Kegiatan Program
Oknum N Kabur Usai Pungli, Kasatpel Pancoran Kebal Hukum – Pengamat : Dinas LH DKI Biarkan Sistem Pungli Berjalan Bebas
Tanpa SKRD, Pengemudi Gemor Sampah Setoran ke Oknum LH Dipo Pancoran Rp 100 ribu Modus Pungli Berkedok Retribusi
Bahu Jalan Disewakan PKL Rawajati Barat, Penertiban Setengah Hati – Pengamat : Pemprov DKI dan Pemkot Jaksel Lemah Atau Melindungi
Dari Sorotan Banjir hingga Desakan KPK, Warga Mulai Kritik Keras Pemerintahan Mualem
SWI dan UMJ Perkuat Tri Dharma, Wartawan Dilibatkan dalam Pendidikan dan Pengabdian
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan
FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:03 WIB

HIPKA Jawa Barat Lantik 17 BPD Kabupaten/Kota, Perkuat Jaringan Pengusaha dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:47 WIB

FWMO Resmi Dideklarasikan di KBB, Anne Nurgusari Nahkodai Kepengurusan Periode 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:56 WIB

APBD Perubahan KBB 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp3,3 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 11:36 WIB

Edwin Senjaya Buka Alarm Sosial Buahbatu: Perda Baru Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas

Selasa, 29 September 2026 - 11:32 WIB

Semarak HJKB ke 216 Rapat Paripurna DPRD Bandung Jadi Momentum Evaluasi dan Refleksi Pembangunan dan Kesejahteraan

Jumat, 25 September 2026 - 07:20 WIB

Semarak HJKB ke 216 Rapat Paripurna DPRD Bandung Jadi Momentum Evaluasi dan Refleksi Pembangunan dan Kesejahteraan

Jumat, 25 September 2026 - 05:17 WIB

SWI Jabar dan Diskominfo Jabar Perkuat Komunikasi, Bahas Masa Depan Ekosistem Informasi yang Lebih Terbuka

Rabu, 23 September 2026 - 03:57 WIB

Paripurna DPRD KBB: Fraksi-Fraksi Sepakat Lanjutkan Pembahasan APBD Perubahan dengan Sejumlah Catatan Strategis

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Sabtu, 24 Okt 2026 - 12:18 WIB