Kinerja Oknum Pejabat Humas dan Petugas Security Kementerian Perindustrian Tidak Profesional

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:23 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gedung Kementerian Perindustrian

Foto : Gedung Kementerian Perindustrian


JAKARTA || Pejabat yang berhubungan dengan masyarakat luas (publik) maka keberadaan pekerja di bidang Hubungan Masyarakat (Humas) atau Public Relations (PR) perlu mendapat perhatian sekaligus sorotan.

Terutama dalam kaitan produk kerja maupun sumberdaya manusianya sehingga dalam perkataan lain bidang pekerjaan ini dapat disebut sebagai suatu profesi atau pelakunya dapat dikategorikan sebagai profesional.

Sejumlah awak media menilai bahwa sikap tersebut bertentangan dengan semangat keterbukaan informasi publik dan etika pelayanan kehumasan.

Padahal, selama ini media yang bersangkutan mengaku telah menjalankan tugas jurnalistik secara profesional serta mengikuti mekanisme peliputan yang berlaku dengan taati kode etik jurnalistik.

Namun, jika seorang humas tidak menguasai materi dan cenderung membohongi publik dalam penyampaian terkait kinerja lembaga atau usaha, itu merupakan pelanggaran serius terhadap etika profesi humas dan bisa berdampak buruk pada reputasi perusahaan atau lembaga yang diwakili.

Seperti yang terjadi pelayanan kehumasan di lingkungan Kementerian Perindustrian RI menjadi perhatian sejumlah insan pers.

Yang seharusnya dalam praktik dilapangan sikap kinerja kehumasan, komunikasi yang cepat dan transparan, dan terbuka merupakan bagian penting dari pelayanan publik.

Respons yang terlambat terhadap permintaan informasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, memicu spekulasi, serta memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.

Hingga penghujung Agustus 2026, sejak dari Mei 2026 Surat kerja sama media yang telah dinantikan kabar nya belum juga menunjukkan kepastian. Kondisi tersebut memicu keresahan di kalangan wartawan yang setiap hari melaksanakan tugas peliputan.

Redaksi Internusa Media Grup Tanggal 12 Mei 2026 sudah kirim Surat diterima bagian persuratan di Kantor Kementerian Perindustrian RI jalan Gatot Subroto Kuningan, pada 03 Juni 2026 follow up berteman dengan Staf Humas bernama Anti dengan no WhatsApp +62….81125808 di kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Perindustrian di jalan Jl. Widya Chandra VIII No.34, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Anehnya lagi, setelah beberapa hari kemudian, Selasa (03/08/26) Redaksi Internusa Media Grup kirim berkas invoice hasil rilis pemberitaan dari Email Humas Kementerian Perindustrian selama ini dimuat. Pihak oknum petugas Security wanita yang bernama Esa tidak memberikan berkas tersebut ke pejabat Humas Kementerian Perindustrian disaat wartawan kembali konfirmasi ulang, (13/08/26).

Level Humas K/L terdapat lapisan-lapisan humas yang berbeda. Kondisi ini memperlambat proses koordinasi. Dengan kompetensi praktisi humas yang belum mempuni. Terlebih di era 4.0 yang menuntut semuanya serba cepat. Alhasil, humas yang kurang kompeten makin tertinggal. Justru pimpinan di humas K/L yang terlalu ikut campur persoalan teknis operasional.

“Seharusnya, pimpinan cukup memberi arahan yang bersifat strategis,” ujarnya.

Tujuannya, untuk memberikan ruang gerak kepada humas yang lebih menguasai kondisi lapangan.

Lebih lanjut, menambahkan bahwa fungsi Humas pemerintah tidak sekadar menjadi corong informasi, tetapi juga bertanggung jawab membangun komunikasi dua arah antara instansi dan masyarakat, termasuk media online/massa.

“Humas itu bukan benteng untuk menutup informasi, melainkan jembatan untuk menyampaikan kebenaran dengan cara yang proporsional,” ujarnya.

Publik minta Menteri Perindustrian agar meninjau secara melihat langsung perilaku oknum Humas tersebut dan melakukan evaluasi agar sikap anti-transparansi tidak mencederai semangat reformasi birokrasi yang sedang digaungkan pemerintah.

Berita Terkait

Seminar Pajak SWI: Edukasi dan Kesiapan Masyarakat Jadi Kunci Menghadapi Regulasi Baru
Semangat Baru SWI Jawa Timur, Restrukturisasi Pengurus Diharapkan Tingkatkan Eksistensi Organisasi
GERTAK Ajukan Laporan Pengaduan ke Bareskrim Polri, Dugaan Penghinaan, Fitnah dan Hoaks
Di Tengah Perayaan Kemerdekaan, Korbrimob Polri Hadir untuk Masyarakat NTT Terdampak Bencana
SWI Jabar dan Kesbangpol Perkuat Sinergi Informasi untuk Masyarakat Jawa Barat
Ketika Aturan Dipertanyakan dan Warga Ketakutan, Tower Batununggal Memicu Krisis Kepercayaan
Dikonfirmasi Bungkam, Publik Pertanyakan Anggaran Goodie Back, Rompi dan Topi Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup Untuk Media
Pejabat Publik Humas Pertamina Diduga Tidak Terbuka Soal Anggaran Kerjasama Media

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 00:45 WIB

Menjaga Tradisi Religi, Warga Desa Ciantra Konsisten Gelar Peringatan Maulid Nabi Setiap Tahun

Sabtu, 5 September 2026 - 07:03 WIB

Amburadul di Pelayanan, Pengamat Soroti Kinerja PDAM Tirta Asasta Depok Jago Pencitraan di Humas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:56 WIB

“Belum Kami Musyawarahkan, Kok Sudah Beredar?” Anggota P2K Bongkar Polemik Sanggahan 35 Warga Lae Ikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Publik Menunggu Ketegasan! Pengawas Akui Sekdes Lae Mbersih Menyalahi Aturan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Semarak HUT RI ke-81: Upacara Bendera Berlangsung Khidmat di Lapangan Desa Cimerang  

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Semangat Kemerdekaan Menggema: MIS Abdul Malik Peringati HUT RI ke-81 di Lapangan Pusdikter Desa Laksana Mekar  

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:27 WIB

SWI Jabar dan Kesbangpol Perkuat Sinergi Informasi untuk Masyarakat Jawa Barat

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Korupsi Sambungan Air Rp4,5 Miliar, Kejari Kabupaten Bekasi Tahan Tersangka AEZ

Berita Terbaru