Titiek Soeharto Tepat Puji Agus Andrianto, Presiden Tenang Jika Kabinet Diisi Sosok Seperti Beliau

SUARA PAJAJARAN

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:42 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) menyampaikan apresiasi atas pernyataan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, yang memberikan pujian kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Menurut kami pernyataan tersebut mencerminkan adanya pengakuan terhadap kinerja yang dinilai membawa perubahan nyata di lingkungan pemasyarakatan” ujar Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar,

Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar, mengatakan bahwa pernyataan ibu Titiek yang menyebut, “Kalau kabinet diisi seperti Pak Agus, Presiden tenang,” merupakan bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan yang berorientasi pada kerja nyata dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

“Menurut kami, pernyataan Ibu Titiek merupakan penilaian yang lahir dari pengamatan terhadap kinerja Menteri Imipas Agus Andrianto. Berbagai langkah pembenahan yang dilakukan di lingkungan pemasyarakatan menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan sistem yang lebih produktif, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dedi Siregar.

Dedi menilai, transformasi yang dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendorong pemberdayaan warga binaan melalui berbagai kegiatan positif, seperti pelatihan keterampilan, pembinaan kemandirian, hingga pengembangan sektor produktif di berbagai lembaga pemasyarakatan.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah pengembangan kawasan Pulau Nusakambangan sebagai kawasan ketahanan pangan dan pusat kemandirian. Menurut Dedi, langkah tersebut menunjukkan adanya paradigma baru dalam pembinaan warga binaan agar memiliki keterampilan dan produktivitas yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat.

“Transformasi di Nusakambangan menjadi simbol bahwa lembaga pemasyarakatan tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan sumber daya manusia,” katanya.

Menurut Dedi Siregar, langkah tersebut merupakan inovasi yang patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional. Melalui pemberdayaan lahan dan optimalisasi sumber daya yang tersedia, kawasan Nusakambangan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial.

“Transformasi yang dilakukan di Nusakambangan membuktikan bahwa pembinaan warga binaan dapat berjalan beriringan dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Ini adalah konsep yang sangat baik dan mencerminkan adanya visi pembangunan yang berorientasi pada hasil,” katanya.

Kami juga menilai keberhasilan berbagai program pemberdayaan di lapas menjadi bukti bahwa pendekatan pembinaan yang produktif lebih efektif dibandingkan sekadar menjalankan fungsi pemidanaan. Dengan adanya kegiatan positif setiap hari, warga binaan memperoleh kesempatan memperbaiki diri, meningkatkan keterampilan, serta memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat.

Lebih lanjut, Dedi mengatakan bahwa kepemimpinan Agus Andrianto memperlihatkan keberanian melakukan perubahan di lingkungan pemasyarakatan melalui tata kelola yang lebih profesional, peningkatan produktivitas, serta penguatan fungsi pembinaan. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan harapan masyarakat agar lembaga pemasyarakatan mampu mencetak warga binaan yang lebih siap menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidananya. (Red)

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Sebelum Melantai di Bursa, Catatan Audit BPK Ungkap Dua Masalah Besar Keuangan PAM Jaya: Selisih Rp16 Miliar dan Dugaan Manipulasi Rp44 Miliar
UKW SWI Kalsel Resmi Dibuka, Puluhan Wartawan Didorong Tingkatkan Profesionalisme
BPKS dan ASPRINDO Sepakat Kembangkan Pelabuhan Sabang Menuju Green Port
Humas PMJ Diduga Minta Berita Dugaan Perampasan HP Wartawan Dihapus, Publik Tanya Komitmen Transparansi Polri
BAM DPR Minta BNI Buka Terang, Sengketa Belasan Miliar Bikin Publik Bertanya
Pungutan Retribusi Sampah Swadaya Warga Jutaan, Kasatpel Dipo Pesanggrahan Bertemu Tim Media Justru Didampingi Oknum Wartawan
Memalukan Gaji Pas-pasan Masih Dipangkas Oknum ASN, Ratusan PJLP LH Satpel Pasar Minggu Menjerit Tuntut Uang PMI Mereka Kembali

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:25 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 18:49 WIB

Sebelum Melantai di Bursa, Catatan Audit BPK Ungkap Dua Masalah Besar Keuangan PAM Jaya: Selisih Rp16 Miliar dan Dugaan Manipulasi Rp44 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:25 WIB

DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Ismawanto Somantri: “Saya Burung Pipit yang Hadir Selamatkan Demokrasi APDESI” ‎ 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:03 WIB

HIPKA Jawa Barat Lantik 17 BPD Kabupaten/Kota, Perkuat Jaringan Pengusaha dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:16 WIB

BPKS dan ASPRINDO Sepakat Kembangkan Pelabuhan Sabang Menuju Green Port

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

XTC 04 SOEMBER Ajak Anggota Tebar Kepedulian Sosial, Bangun Kedekatan dengan Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Humas PMJ Diduga Minta Berita Dugaan Perampasan HP Wartawan Dihapus, Publik Tanya Komitmen Transparansi Polri

Berita Terbaru

Bandung

DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:25 WIB