Paripurna DPRD KBB Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Banggar Tekankan Optimalisasi PAD dan Efisiensi Anggaran

Redaksi Jabar

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 20:10 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Badan Anggaran (Banggar) mengenai hasil pembahasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

 

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi, S.Pd., didampingi jajaran Pimpinan DPRD. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, serta para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

 

Dalam laporan resmi yang disampaikan Badan Anggaran DPRD KBB, terdapat sejumlah penyesuaian terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

 

Pada sektor Pendapatan Daerah, target pendapatan disepakati mengalami kenaikan sebesar Rp25,39 miliar, dari semula Rp3,136 triliun menjadi Rp3,162 triliun.

 

Sementara itu, pada sektor Belanja Daerah, alokasi anggaran bertambah sebesar Rp169,06 miliar, dari sebelumnya Rp3,198 triliun menjadi Rp3,367 triliun.

 

Ketua Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bandung Barat menjelaskan bahwa berdasarkan perbandingan antara pendapatan dan belanja daerah, terdapat defisit anggaran sebesar Rp205,67 miliar. Untuk menutup defisit tersebut, dilakukan penyesuaian pada komponen Pembiayaan Netto, yang meningkat dari semula Rp62 miliar menjadi Rp205,67 miliar.

 

“Dengan penyesuaian tersebut, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2026 diproyeksikan nihil atau sebesar Rp0,” ungkap Ketua Banggar dalam laporan resminya.

 

Selain menyampaikan perubahan postur anggaran, Badan Anggaran DPRD KBB juga memberikan sejumlah catatan strategis kepada Pemerintah Daerah sebagai bahan penyusunan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

 

Banggar menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan pengelolaan pajak daerah, retribusi daerah, serta pemanfaatan aset dan kekayaan daerah guna memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Bandung Barat.

 

Di sisi lain, Pemerintah Daerah juga didorong untuk meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar berbagai potensi pendapatan transfer dan insentif fiskal dapat dimaksimalkan.

 

Mengingat kondisi APBD yang masih berada pada posisi defisit, Banggar DPRD KBB meminta agar dilakukan efisiensi, rasionalisasi, dan re-alokasi anggaran secara cermat, baik pada belanja operasi, belanja modal, maupun belanja barang dan jasa, sehingga kondisi keuangan daerah tetap terjaga dan berkelanjutan.

 

Banggar juga mengingatkan agar seluruh program dan kegiatan yang direncanakan dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 benar-benar berorientasi pada skala prioritas pembangunan, selaras dengan visi dan misi Kepala Daerah, serta memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

 

Rangkaian Rapat Paripurna ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 antara Pemerintah Daerah dan Pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Barat. Kesepakatan tersebut menjadi landasan utama dalam penyusunan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2026.

( Wawan )

Berita Terkait

HIPKA Jawa Barat Lantik 17 BPD Kabupaten/Kota, Perkuat Jaringan Pengusaha dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
XTC 04 SOEMBER Ajak Anggota Tebar Kepedulian Sosial, Bangun Kedekatan dengan Masyarakat
FWMO Resmi Dideklarasikan di KBB, Anne Nurgusari Nahkodai Kepengurusan Periode 2026
APBD Perubahan KBB 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp3,3 Triliun
Santunan Yatim Menjadi Jembatan Kebaikan yang Amanah Digagas Agenda Rutin FBR G 0139 Babelan Kota
Edwin Senjaya Buka Alarm Sosial Buahbatu: Perda Baru Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas
Semarak HJKB ke 216 Rapat Paripurna DPRD Bandung Jadi Momentum Evaluasi dan Refleksi Pembangunan dan Kesejahteraan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:03 WIB

HIPKA Jawa Barat Lantik 17 BPD Kabupaten/Kota, Perkuat Jaringan Pengusaha dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:47 WIB

FWMO Resmi Dideklarasikan di KBB, Anne Nurgusari Nahkodai Kepengurusan Periode 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:56 WIB

APBD Perubahan KBB 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp3,3 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 11:36 WIB

Edwin Senjaya Buka Alarm Sosial Buahbatu: Perda Baru Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas

Selasa, 29 September 2026 - 11:32 WIB

Semarak HJKB ke 216 Rapat Paripurna DPRD Bandung Jadi Momentum Evaluasi dan Refleksi Pembangunan dan Kesejahteraan

Jumat, 25 September 2026 - 07:20 WIB

Semarak HJKB ke 216 Rapat Paripurna DPRD Bandung Jadi Momentum Evaluasi dan Refleksi Pembangunan dan Kesejahteraan

Jumat, 25 September 2026 - 05:17 WIB

SWI Jabar dan Diskominfo Jabar Perkuat Komunikasi, Bahas Masa Depan Ekosistem Informasi yang Lebih Terbuka

Rabu, 23 September 2026 - 03:57 WIB

Paripurna DPRD KBB: Fraksi-Fraksi Sepakat Lanjutkan Pembahasan APBD Perubahan dengan Sejumlah Catatan Strategis

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Sabtu, 24 Okt 2026 - 12:18 WIB